Kapuas Kalimantan Tengah

Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Agustus 2010

Wadi


Wadi merupakan cara pengolahan ikan mentah agar awet dalam penyimpanan. Ada beberapa bahan baku ikan yang sering dilakukan pengolahan menjadi wadi, misalnya Sapat, jelawat, patin, papuyu/betik/betok, dll. Masyarakat yang bertempat tinggal di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah memiliki keahlian dalam pengolahan ikan dengan cara membuat wadi.Adapun cara pembuatan wadi dimulai dari penyiapan bahan dan alat, untuk bahan antara lain ikan segar, garam, dan gula merah. Sedangkan perlatan yang di gunakan adalah stoples, kuali, guci( dalam kondisi steril). Ikan yang dibersihkan sisiknya di cuci bersih lalu dimasukkan kedalam stoples, sambil ditaburi garam dan sedikit gula merah.
Demikian cara pembuatan wadi, sedangkan cara mengolahnya menjadi lauk adalah dengan menggoreng, membuat pepes, ataupun di panggang. Wadi merupakan lauk hasil olahan awetan yang banyak digemari dan di buru oleh dalam wisata kuliner.
Apakah anda ingin menikmatinya???

Senin, 23 Agustus 2010

samuk sapat siam



Kuliner yang satu ini merupakan makanan yang banyak di gemari oleh masyarakat kabupaten Kapuas. Bahan baku ikan sapat diperoleh dari handil,sawah, parit atau kolam yang ada di sekitar tempat tinggal. Sehingga samuk sapat sangat mudah cara membuatnya. adapun bahan baku utama adalah ikan sapat siam yang masih segar, garam, beras sangrai, serta tempat berupa toples. Mula-mula ikan sapat siam di bersihkan dengan air dan di bersihkan sisik kulitnya dengan digosok pakai zak yang bersih(bekas kantong gula).Sambil membersihkan ikan, nyalakan tungku goreng (sangrai) tanpa minyak beras hingga gosong, angkat dan dinginkan. Setelah itu, tata ikan kedalam toples dan taburi garam, beras sangrai. Apabila sudah tertata lalu tutup toples tersebut hingga rapat dan simpan ditempat yang sejuk.Samuk tidak tahan lama dalam penyimpanannya ,jangan sampai busuk sekitar 3-4 hari.
Cara menghidangkan adalah ikan tersebut bisa di pepes ataupun di goreng dan dihidangkan dengan nasi dan sayuran lainnya.
Wooow...luar biasa rasa dan aroma wadi ini, siapa saja yang pernah mencicipinya kan ketagihan dan bagi yang belum pernah makan pasti 'ngiler dibuatnya.

Selasa, 17 Agustus 2010

Krupet dawen jawau



Masyarakat suku dayak Ngaju yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, memiliki beraneka macam masakan sayur yang unik dan khas rasanya. Dengan bahan baku daun ketela pohon yang mudah ditemukan di pekarangan rumah maupun kebun/sawah, dapat diolah menjadi sayur teman ikan/lauk untuk makan nasi . Kelezatan krupet dawen jawau di peroleh dari rempah-rempah yang digunakan dan cara mengolahnya. Daun ketela pohon yang sudah bersih lalu di remas-remas dengan tangan sampau hancur. Lalu di siapkan bumbu dapur berupa minyak goreng, air,bawang merah, bawang putih, garam dan gula putih.Panaskan wajan di tuangkan sedikit minyak goreng dan air, lalu masukkkan bumbu dapur. Apabila gorengan bumbu dapur sudah terasa bau harum, masukkan remasan daun ketela pohon masak hingga matang.
karena mudah cara memasaknya dan gampang mencari bahan bakunya. menu masakan ini merupakan salah satu sayur yang banyak di olah oleh ibu-ibu dalam rumah tangga masyarakat yang tinggal di Kalimantan Tengah,baik dari suku dayak maupun pendatang(Jawa).