Kapuas Kalimantan Tengah

Tampilkan postingan dengan label Kabupaten kapuas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten kapuas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 April 2013

Batubara di Kabupaten Kapuas melimpah ruah

Potensi hasil tambang di wilayah kabupaten Kapuas kalimantan Tengah, baru beberapa tahun ini di lakukan eksploitasi. Di bawah hutan belantara ternayata mengandung deposit aneka tambang yang memiliki nilai jual tinggi. Oleh sebab itu banyak investor datang berbondong-bondong ke Kabupaten Kapuas untuk menanmkan investasinya. Diantara perusahaan yang menanamkan modalnya untuk eksploitasi tambang antara lain: Pt. PAMA, Pt. Asmin, Pt. KTP, Pt. TOp, dll.Keberadaan investasi yang banyak masuk untuk mengelola/mengekploitasi hasil bumi ini berpengaruh terhadap ekosistem dan tata sosiL budaya setempat.

Sabtu, 26 November 2011

Rotan

Pohon rotan banyak tumbuh di lahan pertanian di kabupaten Kapuas. Areal pengembangan rotan ada di kecamatan Dadahup. Selain batangnya dimanfaatkan untuk bahan baku mebelair, pucuk pohon rotan juga digunakan untuk bahan makanan. Sayur yang terbuat dari pucuk rotan di sebut Gangan Umbut. Pembudidayaan rotan sangat mudah, sehingga tanaman ini banyak di jumpai di seluruh wilayah kabupaten kapuas. Namun pada saat ini masih terkendala oleh harga rotan yang rendah dan minimnya campur tangan pemerintah dalam penanganan pasca panen(olahan menjadi barang jadi). K
endala lainnya dalam pengembangan rotan adalah bencana kebakaran lahan yang sering terjadi pada saat musim kemarau. Rotan merupakan salahsatu potensi dari sumber daya alam yang dapat di perbaharui namun belum di gali secara maksimal.

Selasa, 14 September 2010

Pelabuhan Batanjung Kapuas Kalimantan Tengah


PELABUHAN BATANJUNG KABUPATEN KAPUAS
Pelabuhan baru yang rencananya menghadap laut Jawa ini di bangun di desa Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah. Perencanaannya telah dimulai dari tahun 2010 hingga tahun 2014 sudah kelar dan bisa beroperasi. Dukungan infrastruktur jalan juga sudah disiapkan sepanjang 60 km dari kota Kuala Kapuas, melalui wilayah Kecamatan Basarang ( wilayah pengembangan Perkebunan Sawit)
Dalam tahun ini, pihak pemerintah Kabupaten Kapuas melalui dana APBD sudah menganggarkan dana untuk pembebasan lahan lokasi yang akan di gunakan. Menurut Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pelabuhan Batanjung Ir. Herson Aden, mengatakan jika persyaratan pembebasan lahan sudah selesai maka program selanjutnya yang di dukung pendanaan dari Pusat melalui dana APBN dapat segera dimulai.
Berkaitan dengan rencana pembangunan pelabuhan Batanjung ini perlu adanya koordinasi dan dukungan yang serius dari Kementerian Perhubungan R I , Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta dan segenap elemen masyarakat yang peduli pada pembangunan di Kabupaten Kapuas.
Sumber: Diolah dan dari Harian Tabengan (Rabu, 15 September 2010)

Senin, 23 Agustus 2010

samuk sapat siam



Kuliner yang satu ini merupakan makanan yang banyak di gemari oleh masyarakat kabupaten Kapuas. Bahan baku ikan sapat diperoleh dari handil,sawah, parit atau kolam yang ada di sekitar tempat tinggal. Sehingga samuk sapat sangat mudah cara membuatnya. adapun bahan baku utama adalah ikan sapat siam yang masih segar, garam, beras sangrai, serta tempat berupa toples. Mula-mula ikan sapat siam di bersihkan dengan air dan di bersihkan sisik kulitnya dengan digosok pakai zak yang bersih(bekas kantong gula).Sambil membersihkan ikan, nyalakan tungku goreng (sangrai) tanpa minyak beras hingga gosong, angkat dan dinginkan. Setelah itu, tata ikan kedalam toples dan taburi garam, beras sangrai. Apabila sudah tertata lalu tutup toples tersebut hingga rapat dan simpan ditempat yang sejuk.Samuk tidak tahan lama dalam penyimpanannya ,jangan sampai busuk sekitar 3-4 hari.
Cara menghidangkan adalah ikan tersebut bisa di pepes ataupun di goreng dan dihidangkan dengan nasi dan sayuran lainnya.
Wooow...luar biasa rasa dan aroma wadi ini, siapa saja yang pernah mencicipinya kan ketagihan dan bagi yang belum pernah makan pasti 'ngiler dibuatnya.