Kapuas Kalimantan Tengah

Selasa, 02 April 2013

Jalan raya di bawah jembatan ada di Kalimantan Tengah

Dengan meningkatnya investasi yang masuk di daerah ini, berpengaruh terhadap kesempatan kerja sehingga taraf hidup dan aktivitas masyarakat di kalimantan Tengah menjadi meningkat. Hal ini terlihat dari kemajuan pembangunan di bidang bina marga (Dinas Pekerjaan Umum). Pembangunan infrastruktur jalan raya tengah di galakkan oleh pemerintah dalam rangka membuka keterisolasian yang menghubungkan antar wilayah daerah di pedalaman Kalimantan Tengah. Masyarakt yang menikmati pembangunan infrastruktur inisangat bangga sekali dan memberikan apresiasi yang positif terhadap program ini. Peningkatan jumlah jalan raya ini di imbangi dengan peningkatan jumlah kendaraan bermotor, baik roda empoat maupun roda dua. namun di beberapa wilayah ini masih ada lokasi yang terkena banjir dan tergenang di waktu curah hujan tinggi.Terjadinya momen yang unik ini, terjadi di daerah Tumbang Nusa Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Sungguh pengalaman yang yang tak terlupakan , melintas dengan mobil di bawah Jembatan beton yang megah dan tinggi.

Batubara di Kabupaten Kapuas melimpah ruah

Potensi hasil tambang di wilayah kabupaten Kapuas kalimantan Tengah, baru beberapa tahun ini di lakukan eksploitasi. Di bawah hutan belantara ternayata mengandung deposit aneka tambang yang memiliki nilai jual tinggi. Oleh sebab itu banyak investor datang berbondong-bondong ke Kabupaten Kapuas untuk menanmkan investasinya. Diantara perusahaan yang menanamkan modalnya untuk eksploitasi tambang antara lain: Pt. PAMA, Pt. Asmin, Pt. KTP, Pt. TOp, dll.Keberadaan investasi yang banyak masuk untuk mengelola/mengekploitasi hasil bumi ini berpengaruh terhadap ekosistem dan tata sosiL budaya setempat.

Community Development (Comdev) PT. Kapuas Tunggal Persada di Supang Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas

Pemberdayaan kepada masyarakat yang menerima dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan batu bara sudah selayaknya menerima program ini. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil investigasi Tim CSR-Comdev PT. Kapuas Tunggal Persada yang dilaksanakan pada tahun 2012. Pertemuan antara tokoh masyarakat, aparat pemerintah dengan pihak perusahaan menghasilkan keputusan bentuk CSR-Comdev di sektor pertanian. Hal in sesuai dengan lapangan pekerjaan yang dilaksanakan osebagian besar masyarakat di desa Supang Kapuas Tengah adalah bertani, Bantuan berupa ternak dan bibit sayuran (hortikultura) merupakan fasilitasi yang diberikan perusahaan kepada masyarakat setempat. Waktu pelaksanaan kegiatan ini, tanggal 27 Pebruari 2013, tempat pelaksanaannya di aula Sekolah satu atap di desa setempat. Acara ini di hadiri oleh pejabat pemerintah dari Kabupaten Kapuas, unsur manajerial PT Kapuas Tunggal Persada dan masyarakat pemerima program ini.

Sabtu, 03 Maret 2012

Panen Padi Inpara 3 Kabupaten Kapuas

Pengembangan tanaman padi unggul varietas baru Inpara 3 berhasil di tanam dengan baik oleh petani di desa Terusan Makmur Kecmatan Bataguh Kabupaten Kapuas. Areal pengembangan saat ini yang telah dikerjakan petani telah mencapai 35 ha, kedepan areal pertanaman padi akan semakin meningkat. Program optimasi lahan pertanian terutama komoditas padi sangat cocok diterapkan di kecamatan Bataguh. Keinginan petani untuk menikmati hasil panen yang melimpah di topang oleh program pemerintah dalam pemenuhan swasembada pangan dapat saling sinergis. Penanaman padi varietas unggul ini dimulai pada masa tanam oktober-maret (MT- OKMAR) 2011-2012. Sungguh merupakan kebahagiaan bagi petani di desa terusan makmur yang telah berhasil memanen tanaman padi pada tanggal 3 maret 2012, dengan mengundang Kepala Dinas Pertanian tanaman pangan dan Hortikultura Kabupaten Kapuas beserta jajarannya. Menurut hasil ubinan (ukuran 2,5X2,5 meter) yang dilaksanakan petugas mantri statistic Kecamatan Bataguh menunjukkan has
il 5,52 ton/ha GKP.

Sabtu, 26 November 2011

Rotan

Pohon rotan banyak tumbuh di lahan pertanian di kabupaten Kapuas. Areal pengembangan rotan ada di kecamatan Dadahup. Selain batangnya dimanfaatkan untuk bahan baku mebelair, pucuk pohon rotan juga digunakan untuk bahan makanan. Sayur yang terbuat dari pucuk rotan di sebut Gangan Umbut. Pembudidayaan rotan sangat mudah, sehingga tanaman ini banyak di jumpai di seluruh wilayah kabupaten kapuas. Namun pada saat ini masih terkendala oleh harga rotan yang rendah dan minimnya campur tangan pemerintah dalam penanganan pasca panen(olahan menjadi barang jadi). K
endala lainnya dalam pengembangan rotan adalah bencana kebakaran lahan yang sering terjadi pada saat musim kemarau. Rotan merupakan salahsatu potensi dari sumber daya alam yang dapat di perbaharui namun belum di gali secara maksimal.

Lawang Sekeping

Merupakan pintu gerbang yang di buat tuan rumah untuk menyambut kedatang tamu dari luar. Biasanya di buat pada acara pernikahan masyarakat dayak di kalimantan. lawang sekeping terbuat dari berbagai bahan, terlihat ada janur, benang, bunga, uang yang diikat, tiang kayu dan lainnya.Yang unik adalah, kelengkapan lainnya yaitu seorang penjaga lengkap pakaian adat dayak lengkap dengan senjata mandau di pinggang. Sebelum tamu masuk ke halaman tuan rumah, dilakukan pertarungan dengan menggunakan jurus silat kuntow khas dayak. Akhir daripada adu otot ini adalah ucapan selamat datang dan suka cita kedua belah pihak. Sungguh suatu tradisi yang unik dan kaya akan pesan-pesan moral yang luhur
.

Dayak Ma'anyan

Seni budaya yang tumbuh pada masyarakat dayak ma'anyan sangat beraneka macam. salah satunya adalah seni tari yang di bawakan oleh gadis-gadis cantik untuk menyambut kedatangan tamu. Event ini diambil pada peata pernikahan Adat di kota Palangka raya. Kemeriahan pesta perkawinan antar Rey dan Lina di meriahkan oleh tari-tarian dari Dayak Ma'anyan dan Dayak Ngaju kalimantan tengah. Sunggu suatu kebahagiaan bagi kedua mempelai dan tamu undangan terhibur oleh sajian seni tari tersebut.